Alasan Memakai Bata Ringan Maccon Lebih Hemat

Bata Ringan Maccon

Batu bata ringan kini menjadi pilihan baru untuk membuat berbagai bangunan baik untuk individu, komersil maupun faslitas umum lainnya. Keberadaannya pun mudah dijumpai di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kawasan Timur Indonesia. Adalah Maccon AAC yang merupakan produk bata ringan terbesar di wilayah timur Indonesia. Di produksi di Maros, Sulawesi Selatan, Maccon AAC hadir sebagai pembaruan material dari batu merah biasa. Maccon bata ringan memiliki segudang keunggulan yang membuatnya pantas dilirik, termasuk lebih hemat. Mengapa demikian, berikut beberapa alasan memakai bata ringan Maccon lebih hemat.

Memiliki cetakan yang seragam

Bata ringan Maccon AAC hadir dalam 6 ukuran berbeda. Masing-masing ukuran memiliki cetakan yang tetap. Dengan demikian, saat pemasangaan bata akan terlihat lebih rapi. Selain itu, bentuknya yang teratur membuat, tak perlu membuang pecahan atau sisa bata saat pemasangannya—demi bisa membuat sudut atau bentuk yang presisi sebagaimana pada bata merah biasa. Hal ini tentu akan berimbas pada penghematan biaya material. Lebih dari itu, cetakannya yang seragam membuat pemasangannya juga mudah. Para pekerja tak perlu lagi payah-payah memadupadankan bata sebelum akhirnya merekatkannya. Singkat kata asal mengambil potongan pun langsung ditempelkan sudah pasti presisi.

Perekat tipis saja

Bata merah memiliki bobot yang berat, sehingga mempengaruhi konstruksi bangunan. Selain bobotnya yang banyak, untuk merekatkannya juga memerlukan campuran tidak sedikit. Untuk mendapatkan hasil maksimal, tentu saja dibutuhkan banyak semen dan pasir berkualitas prima. Pun harus tebal lapisannya, setidaknya 20-30 mm. Kontras dengan bata merah, bata ringan cukup ‘dilem’ dengan ketebalan 3 mm. Maccon pun menyediakan perekat khusus, sehingga pengguna tak lagi perlu repot membeli lebih banyak material seperti semen, pasir dll untuk merekatkannya. Wal hasil, biaya pun tak lagi membengkak untuk urusan perekatan.

Mampu meminimalisasi plesteran

Selain membuat pondasi, hal yang cukup memakan waktu dalam pembuatan bangunan adalah memlester tembok. Apalagi jika tembok tidak rata, maka finishing akan lebih lama. Umumnya proses plester yang lama terjadi akibat bata yang digunakan sebagai tembok tidak simetris atau ukurannya tak sama. Ketebalan yang berbeda pun cukup menyulitkan proses plester. Namun, masalah ini tak akan terjadi saat menggunakan Maccon AAC. Pasalnya, diproduksi dengan mesin modern, Maccon AAC hadir dalam ukuran yang seragam di setiap varian ukurannya. Hal ini memberikan keuntungan pada bentuk tembok yang sudah rapi dan rata bahkan sebelum diplester.

Anda yang menggemari bentuk artistik bahkan bisa langsung mengecatnya, sehingga bentukan benjolan sedikit perekatnya akan tetap kelihatan. Namun, jika Anda menghendaki bentukan dinding yang paripurna dengan plester, proses memlester pun akan lebih cepat lantaran permukaannya yang sudah rata. Tentu saja, hal ini akan membuat budget untuk memlester tembok semakin sedikit, sehingga biaya bisa dialihkan untuk hal lain, misalnya mengecat atau merampungkan bagian lainnya.

Sementara itu, bentuk yang seragam dan bobotnya yang ringan membuat bata ringan Maccon mudah untuk dipasang. Demikian mudah, pekerja pun akan mampu mengerjakan lebih banyak tembok dalam satu hari dibandingkan dengan menggunakan material bata merah. Sebagai perbandingan seorang pekerja rata-rata mengerjakan 20 meter persegi per hari dengan bata ringan, sedangkan dengan bata merah hanya 7 meter. Artinya, pekerjaan akan lebih cepat selesai dan upah para pekerja akan semakin sedikit. Untuk produk bangunan komersil atau fasilitas umum, hal ini tentu sangat menguntungkan lantaran target pembangunan yang cepat berpotensi dipenuhi. (y)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *