Ragam Tips Beasiswa Luar Negeri S2 yang Perlu Diketahui

Tips beasiswa luar negeri S2 tentu akan sangat dibutuhkanketika mempunyai rencana melanjutkan studi ke luar negeri. Sebelumnya tentu ada banyak pertimbangan yang diambil sehingga mempunyai keinginan melanjutkan studi S2 ke orang. Salah satu alasan terbesar yang banyak didengar adalah kualitas pendidikan di negeri tersebut. Selain itu tentu yang tidak kalah penting adalah pengalaman dan pengembangan diri selama di sana yang akan menjadi modal berharga ketika memasuki dunia kerja nantinya. Namun untuk melanjutkan kuliah S2 di luar negeri dengan beasiswa tips dibawah ini bisa membantu untuk mewujudkannya.

Tips Beasiswa Luar Negeri S2
Tips Beasiswa Luar Negeri S2

Skor IELTS

Jika dahulunya TOEFL banyak menjadi tolak ukur dan salah satu persyaratan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, maka saat ini IELTS sudah lebih banyak dipakai. Biasanya kampus kampus seperti di negara Australia Amerika Serikat dan negara lainnya yang ada di benua Eropa mengharuskan para pelamar mempunyai IELTS 6,5. Namun perlu digarisbawahi bahwa Fotokan angka tersebut juga bergantung pada masing-masing program studi.

Meskipun IELTS sudah banyak digunakan namun beberapa negara masih memberlakukan TOEFL. Bisa dikatakan bahwa IELTS ini merupakan investasi. Bagaimana tidak Ya sudah mendapatkan skor baik bisa memanfaatkannya untuk berbagai keperluan seperti melamar beasiswa maupun pekerjaan. Perlu diketahui juga bahwa IELTS mempunyai masa berlaku yaitu 2 tahun. Untuk itu silakan melamar beasiswa sebanyak mungkin di periode tertentu sehingga memperbesar peluang untuk diterima.

Membuat Timeline

Perlu diingat bahwa melamar beasiswa membutuhkan proses yang panjang yang tentunya tidak singkat. Kesabaran dan keuletan akan menjadi pengiring dari usaha untuk mendapatkannya. Agar tidak kelebihan waktu maka dibutuhkan timeline yang pas. Hal ini bisa dimulai dari membuat jadwal tes IELTS, jadwal melamar studi di kampus yang menjadi incaran, jadwal melamar beasiswa tertentu, dan jadwal membuat essay. Pada umumnya Universitas manapun pasti akan memberlakukan syarat penulisan essay sebagai persyaratannya.

Mempunyai Tandem

Tips beasiswa luar negeri S2 selanjutnya adalah pengalaman. Sebagaimana yang sering disebut bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Hal ini menjadi dasar yang perlu dipertimbangkan ketika ingin melanjutkan studi S2 ke luar negeri dengan beasiswa. Cari dan milikilah tandem yang bisa dijadikan mentor untuk bercerita tentang pengalaman mereka.

Dari pengalaman-pengalaman tersebut tentu banyak pelajaran yang nantinya bisa memberikan gambaran serta masukan tentang apa-apa saja yang harus dilakukan agar bisa meraih beasiswa yang diinginkan. Seperti mereviw dokumen-dokumen yang akan digunakan sebagai persyaratan masuk beasiswa S2 ke luar negeri termasuk untuk essay. Masukan-masukan yang diberikan oleh mentor akan dipertimbangkan dan bisa memperbaiki yang belum sempurna dalam esai tersebut.

Membuat Motivation Letter Dan Essay Yang Berkualitas

Beberapa pemberi beasiswa luar negeri hanya menyeleksi berdasarkan dokumen yang dilampirkan. Hal ini berarti tidak ada proses interview sama sekali. Jika institusi pendidikan yang akan dilamar memberlakukan hal yang demikian maka kualitas dari essay dan motivation letter yang dibuat haruslah semaksimal mungkin. Jadikan momen ini sebagai ajang untuk menjual diri di dalam motivation letter itu. Sini hal-hal yang perlu diungkap merupakan hal-hal positif tentang diri sendiri dan apa yang sudah dilakukan selama ini untuk masyarakat.

Berikanlah contoh yang konkret sehingga pembaca esai tersebut bisa membayangkan seberapa kualitas diri yang dimiliki oleh si pelamar. Say dan motivation letter yang mampu mengungkapkan kualitas diri dan ketangguhan si pelamar tentu berkemungkinan lebih besar untuk diterima oleh institusi pemberi beasiswa S2 luar negeri tersebut. Jadi jangan pernah meremehkan yang namanya motivation letter maupun essay apabila ingin diterima beasiswa S2 di luar negeri.

IPK diatas 3,00

Tips selanjutnya adalah mengusahakan IPK supaya berada di atas 3,00. Ini merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan beasiswa S2 di luar negeri. Meskipun terdapat beasiswa dengan persyaratan minimal IPK yang lebih rendah, namun mengingat tingginya persaingan untuk mendapatkan beasiswa tersebut IPK yang harus dimiliki Haruskah berada diatas 3,00. Seringkali IPK menjadi pertimbangan yang besar bagi pemberi beasiswa. Secara umum IPK bisa menggambarkan akademis yang sudah dilalui oleh si pelamar beasiswa. Sejak kuliah di bangku Strata 1 usahakan IPK selalu setinggi mungkin dan tetap stabil. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai beasiswa beserta tips-tipsnya, bisa langsung berkunjung ke website pmbuntar.com atau selengkapnya bisa klik laman https://www.pmbuntar.com/beasiswa-untuk-mahasiswa-s1/.

Demikianlah informasi mengenai tips beasiswa luar negeri S2. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan informasi tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *